
BANDUNG -kilasjabar.com-Aliansi Pemuda Anti Korupsi (APAK) melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Bandung, Rabu (4/2/2026), menuntut transparansi dan penyelesaian kasus-kasus dugaan korupsi di beberapa instansi, termasuk Dishub, Perumda, dan DPKP.

Aksi Unjuk rasa ini langsung dipimpin oleh Ketum APAK Yadi Suryadi yang didampingi Sekjen dan para pengurus.
Adapun Isu Utama yaitu
- Dugaan Pungli di Dishub: APAK menyoroti adanya pungutan liar (pungli) terkait KIR di lingkungan Dishub Kota Bandung.
- Perumda: APAK menuntut penyelesaian kasus pungli di Perumda.
- DPKP: APAK meminta evaluasi total DPKP terkait pengadaan Mobil crane, pembuatan taman 2023/2024, dan rusun yang tidak sesuai spek.
- Pembangunan Parkir di DPRD: APAK meminta audit segera atas pembangunan parkir di DPRD Kota Bandung.
Aksi APAK di lanjutkan ke DPKP kota Bandung, pengunjuk rasa diterima Sekdis DPKP Kota Bandung mengatakan kami baru menerima laporan dari APAK mengenai pengadaan Mobil Crane dan ia siap menerima aspirasi tersebut, karena waktu itu kadis DPKP Kota Bandung sebelumnya menjabat Sekdis, katanya
Aksi APAK di lanjutkan ke Inspektorat kota Bandung, Pihak inspektorat menerima surat dari APAK mengenai masalah DPKP, skandal Perumda Pasar,, Pihak inspektorat berjanji akan segera menindaklanjuti laporan dari APAK.
Terakhir Aksi APAK di Gedung Wakil Rakyat Sebelumnya sempat memanas antara pengunjuk rasa dengan pihak aparat keamanan DPRD, dikarenakan dari pihak DPRD tidak kooperatif, diwarnai dengan aksi pembakaran Ban, akhirnya APAK di terima Komisi III DRPD kota Bandung.
Adapun isi tuntutannya sebagaimana yang telah disampaikan pengunjuk rasa didepan Gedung DRPD kota Bandung
APAK menegaskan akan terus mengawasi dan menagih janji dari anggota DPRD untuk menyelesaikan kasus-kasus tersebut. “Kami datang bukan untuk sekadar formalitas. Kami akan menagih janji dan menunggu jawaban konkret dari anggota DPRD,” tegas Ketua Umum APAK, Yadi Suryadi.
Aksi unjuk rasa APAK di Depan Gedung DRPD kota Bandung berlangsung tertib, aman dan lancar, para pengunjung rasa membubarkan dengan tertib.(Dadang Yudi)
